Hagai The King's Party

Jumat, 21 Januari 2011

Pelayanan Yesus


Kedatangan Yesus dinubuatkan oleh Yohanes Pembaptis, yang membaptis Yesus di Sungai Yordan. Selama pembaptisan, Roh Allah, seperti seekor merpati, datang pada Yesus, dan suara Allah terdengar. Menurut Alkitab, Roh membawa Yesus ke padang gurun di mana dia berpuasa selama 40 hari. Di sana, ia digoda Iblis. Kemudian Yesus pergi ke Galilea, menetap di Kapernaum, dan mulai memberitakan tentang Kerajaan Allah, pada umur 30 tahun.
Umumnya pengajaran Yesus disampaikan dengan bercerita. Dia mengajarkan bahwa Allah sendiri adalah Raja sejati, dan bahwa orang harus mengasihi Allah dan mengasihi sesamanya seperti yang diperintahkan oleh Alkitab Ibrani kepada mereka. Yesus melakukan mukjizat yang menunjukkan tanda-tanda kekuasaan Allah, seperti memberi makan pada orang lapar, mengubah air menjadi anggur pada perkawinan di Kana, mnyembuhkan orang sakit, dan membangkitkan orang mati. Ia juga mengusir roh-roh jahat dari orang yang kerasukan.

Yesus menunggang keledai ke Yerusalem, yang disambut oleh kerumunan orang-orang yang menghamparkan jubah mereka dan ranting-ranting bagiNya. Giotto, 1300
Yesus mempunyai dua belas orang, yang dikenal sebagai Dua Belas Rasul, yang dipilih dan dilatih untuk menyebarkan Injil. Dia mempunyai beberapa pengikut, termasuk beberapa perempuan, tapi karena adat Yahudi, para murid perempuan tidak bisa bepergian ke tempat yang jauh.
Alkitab mengatakan Yesus menjadi terkenal. Dia pergi ke Yerusalem, di mana banyak orang mengunjungi kota itu untuk merayakan Hari Sabat. Ketika mereka mendengar bahwa dia akan datang, mereka menyambutnya seolah-olah dia adalah seorang raja. Mereka pikir mungkin ia akan membebaskan mereka dari kekuasaan Romawi, tapi Yesus pergi ke Yerusalem dengan menaiki seekor keledai muda, sebagai tanda bahwa Ia datang dalam damai.
Yesus melakukan banyak hal yang membuat iri dan kemarahan bagi para pemimpin agama Yahudi. Dia sering menunjukkan ketidakpatuhan terhadap adat istiadat yang orang Yahudi telah pertahankan selama berabad-abad. Sebagai contoh, orang Yahudi tidak bekerja sama sekali pada hari Sabat atau hari ketujuh, karena merupakan hari yang kudus, tetapi Yesus sering menunjukkan ketidakpatuhan terhadap kebiasaan ini. Dalam Injil Yohanes, pasal 5, ada cerita Yesus menyembuhkan orang lumpuh. Yesus melihat seorang pria terbaring di atas kasur. Ia menyembuhkan orang itu, dan menyuruhnya untuk mengangkat kasur dan pulang. Membawa kasur pada hari Sabat adalah bekerja atau melakukan suatu pekerjaan, sehingga para pemimpin agama berdebat dengan Yesus tentang hal itu. Mereka kemudian mengawasi semua yang Dia lakukan, dan mengingat semua hal yang bertentangan dengan adat agama Yahudi.
Dalam Injil Markus, pasal 11, mengatakan bahwa ketika Yesus tiba di Yerusalem, ia pergi ke Bait Allah. Ia menjadi marah karena melihat orang-orang menjual segala sesuatu yang ada, dan pemberi pinjaman uang untuk menipu orang miskin. Yesus kemudian mengusir semua orang yang menjual barang-barang. Ia mengatakan bahwa para imam kepala dan ahli-ahli Taurat telah mengubah Bait Allah menjadi sarang penyamun karena mereka menghasilkan uang dari orang miskin dan merampas rumah dari perempuan miskin yang tidak memiliki cara lain untuk beribadah.
posted by Hagai The King's Party at 04.46

0 Comments:

Poskan Komentar

<< Home